Bekasi ā Sebuah aksi tawuran brutal kembali mengguncang Kota Bekasi, merenggut nyawa seorang pemuda berinisial F (22) di Jalan Raya Kodau RT 01 RW 07, Jatimekar, Jatiasih. Korban ditemukan tewas di lokasi kejadian dengan luka bacokan parah di sekujur tubuhnya.
Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, mengonfirmasi insiden memilukan ini. “Korban meninggal dunia di lokasi,” ujarnya kepada awak media, Rabu (25/6/2025).
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada dini hari, sekitar pukul 03.44 WIB. Dari rekaman video yang beredar luas, terlihat jelas dua kelompok pemuda saling kejar-kejaran di jalanan. Mereka tak segan-segan mempersenjatai diri dengan celurit panjang, menciptakan pemandangan yang mengerikan di tengah ketenangan malam.
Kakak korban, yang bertindak sebagai pelapor, mengungkapkan bahwa adiknya saat itu sedang melintas di lokasi kejadian. Tanpa diduga, F diserang secara membabi buta oleh sekitar lima orang dari kelompok penyerang. Korban sempat terjatuh dan tak berdaya menghadapi serangan membabi buta tersebut. Ia menderita luka bacokan serius di perut, kening sebelah kanan, serta kaki kanan dan kiri.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman intensif terkait kasus ini. Identitas para terduga pelaku telah terindikasi kuat, dan pengejaran tengah dilakukan untuk menangkap mereka. “Kita sudah cek TKP, pelaku sudah kita identifikasi dan kita lakukan pengejaran,” tambah Kompol Binsar.
Insiden ini menjadi pengingat pahit akan bahaya tawuran yang terus menghantui perkotaan, dan desakan untuk penegakan hukum yang lebih tegas guna mengakhiri aksi-aksi kekerasan jalanan seperti ini.











