
Pemalang, CMI News – Makam Kuno merupakan peninggalan yang harusnya mendapat perhatian khusus untuk menghormati leluhur. Lesbumi ( Lembaga Seninan Budayawan Muslimin Indonesia) ajak Yayasan KBTW ( Keluarga Besar Trah Wisesa) sebagai yayasan yang bertempat di Desa Kalimas, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang untuk mengidentifikasi.
” Saya sebagai ketua yayasan berterima kasih sudah diajak untuk mengidentifikasi makam kuno ini, untuk menjaga dan menghormati leluhur. Selaras dengan tujuan Yayasan.” Tutur Wahludi sebagai Ketua Yayasan KBTW.
Proses identifikasi meliputi membaca goresan yang terdapat dalam nisan. Namun karena kondisi alam yang mengikis batu nisan, terdapat beberapa kendala untuk mengidentifikasi.
” Prosesnya masih panjang, harus ada beberapa yang ditemui, dan ditelusuri untuk menemukan sejarah makam ini.” Jelas Sastro Ketua Lesbumi atau yang kerap dipanggil Mbah oleh masyarakat umum. Pada, Minggu (8/12/ 2024).
Mbah Sastro menjelaskan bahwa untuk menemukan pasti jalur keturunan, tidaklah singkat.
Mbah Sastro juga berpesan kepada pihak desa dan beberapa yang masih mempunyai hubungan dengan salah satu Almr yang diidentifikasi makamnya, untuk rutin membersihkan makam di hari jumat.

Ada beberapa rencana yang mungkin akan dilaksanakan dalam waktu dekat untuk menata makam supaya lebih tertata dengan rapi dan indah dipandang.
” Ya sudah saya sampaikan kepada salah satu keturunan, dan pihak desa untuk mengadakan agenda bersih makam.” Tutur Mbah Sastro.
Mbah Sastro juga menyampaikan terima kasih karena Yayasan KBTW mau terjun langsung untuk membersihkan makam dan membantu berjalannya proses identifikasi.
” Untuk saat ini yang bisa saya informasikan menurut rekan dan arkeolog adalah, ditemukan 3 makam diantaranya seperti Raden Muwarta, Raden Sentanaya, dan Raden Murdana. Untuk kelanjutan informasi dan identifikasi akan dilakukan secara berkala. ” Tutup Mbah Sastro.






