Thungela, perusahaan batu bara termal terbesar asal Afrika Selatan bahkan mencatat penurunan laba hingga 80% pada paruh pertama 2025, hanya menyisakan 248 juta rand (US$14 juta). Kondisi ini membuat strategi pengendalian produksi menjadi langkah realistis.
Tantangan Pasar Masih Berat
Meski ada sinyal positif, harga batu bara masih menghadapi sejumlah tantangan besar, di antaranya:
Geopolitik global yang berpengaruh pada perdagangan energi.
Peralihan ke energi terbarukan yang menekan permintaan jangka panjang.
Kenaikan produksi domestik di pasar utama seperti China dan India.

















