Dilansir, Senin (9/2) berdasarkan komentar warga (Netizen) dugaan sementara mengarah pada limbah industri rumahan (home industry). Pemalang, khususnya daerah Wanarejan, dikenal memiliki banyak pengrajin tekstil atau tenun.
Beberapa warga melalui kolom komentar menyatakan kekhawatirannya akan dampak kesehatan. “Air limbah tenun tanpa bak resapan akhirnya mencemari lingkungan. Ini bisa jadi sumber penyakit karena zat kimianya berbahaya bagi tubuh,” tulis @E*i R*ky*t, salah satu netizen
Ditambahkan, “Wong Pemalang Saiki TDK peduli lingkungan….titik…yg didesa sampah jg buang ke kali,yg kota..punya industri..jg buang ke kali…SDH lah…..semua kambali ke diri kita masing2…aku SDH ingatkan..tetangga jg…. tapi mereka tetep saja…buang kekali….semua akan kembali ke kita,,apa yg kita perbuat,,,,” tulis R*v*n D*m*s.















