
“Kronologinya, sekitar pukul 11:00 wib, hari Rabu, pak Carik (Sekretaris Desa) setempat melihat survivor keluar dari rumah mengarah ke Sungai. Kemudian, ibu dari survivor pukul 16:30 wib melihat baju survivor di tepi sungai saat dirinya melakukan aktivitas di sekitar sungai. Namun anaknya tidak terlihat di sekitar sungai, dan baju tersebut dibenarkan milik survivor, hingga pukul 17:30 wib, survivor belum kembali ke rumahnya. Dugaan sementara survivor hanyut saat mandi di sungai”, ujar Abdullah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menambahkan, satu tim rescuer diberangkatkan untuk menggelar operasi SAR melakukan pencarian dan pertolongan terhadap survivor, lengkap dengan peralatan antara lain perahu LCR, dua set alat selam, dan peralatan air lainnya.



















