CMI News — RRQ Hoshi harus menelan kenyataan pahit di MPL Indonesia Season 17 setelah gagal mengamankan tiket playoff.
Kekalahan beruntun pada pekan ketujuh membuat tim berjuluk “Sang Raja” itu dipastikan tersingkir dari persaingan menuju babak akhir, sekaligus memperpanjang tren negatif mereka dalam dua musim terakhir.
Perjalanan RRQ Hoshi di MPL Indonesia Season 17 berubah menjadi salah satu kisah paling mengejutkan musim ini.
Tim yang selama bertahun-tahun identik dengan persaingan papan atas justru kehilangan konsistensi sejak awal kompetisi.
Kepastian gugurnya RRQ dari perebutan tiket playoff datang setelah mereka kalah 0-2 dari Geek Fam pada pertandingan penentuan Week 7, Minggu (10/5/2026).
Hasil tersebut membuat perolehan poin RRQ tidak lagi mampu mengejar tim-tim di zona enam besar klasemen.
Musim ini RRQ sebenarnya datang dengan ambisi besar. Manajemen mempertahankan duet pelatih Khezcute dan NMM, lalu menambah Pauuu sebagai analis untuk memperkuat persiapan strategi.
Mereka juga membangun kombinasi roster baru dan lama demi mengembalikan dominasi tim di scene kompetitif Mobile Legends Indonesia.
Berikut susunan roster RRQ Hoshi di MPL Indonesia Season 17:
Jungler: Super Kenn
Midlaner: Rinz dan Yehezkiel
Goldlaner: SuperToyy dan Kuroky
Roamer: Idok
EXP Laner: SuperDann
Meski membawa perubahan besar, RRQ kesulitan menemukan performa terbaik sepanjang musim reguler.
Mereka bahkan sempat mencatat rekor buruk 0-7 yang langsung memicu kritik dari komunitas esports dan para pendukung Kingdom.
Tekanan terhadap tim semakin besar karena RRQ sebelumnya melakukan perombakan signifikan pada susunan pemain dan struktur manajemen.
Namun perubahan tersebut belum mampu menghasilkan performa stabil di dalam pertandingan.
Di tengah situasi sulit, RRQ sempat memunculkan harapan baru ketika berhasil mengalahkan Bigetron by Vitality dengan skor 2-0 pada Week 6.
Kemenangan itu menjadi titik balik yang membuat fans kembali optimistis terhadap peluang playoff.
Popularitas RRQ juga tetap menjadi magnet utama MPL Indonesia. Pertandingan melawan Bigetron bahkan menembus lebih dari dua juta peak viewers berdasarkan data Esports Charts, menjadikannya salah satu laga paling ramai sepanjang MPL S17.
Sayangnya momentum kebangkitan itu tidak bertahan lama.
RRQ memasuki pekan ketujuh dengan tuntutan wajib menang di seluruh laga sisa demi menjaga peluang lolos playoff.
Namun situasi justru memburuk saat mereka menghadapi EVOS dalam derbi klasik pada Sabtu (9/5/2026).
RRQ kalah telak 0-2 tanpa mampu memberikan perlawanan berarti.
Sehari berselang, Geek Fam kembali memperparah keadaan setelah menumbangkan RRQ dengan skor identik 2-0.
Kekalahan itu sekaligus menutup seluruh peluang RRQ menuju playoff MPL Indonesia Season 17.
Kegagalan ini menjadi pukulan besar bagi organisasi RRQ Hoshi. Untuk kedua kalinya secara beruntun, mereka gagal mencapai babak playoff MPL Indonesia.
Hasil tersebut langsung memicu diskusi luas di kalangan penggemar mengenai masa depan tim, efektivitas roster saat ini, hingga kemungkinan evaluasi besar menjelang musim berikutnya.
Sementara itu, ONIC masih tampil dominan di puncak klasemen dengan catatan 10 kemenangan dan dua kekalahan.
Mereka menjadi tim pertama yang memastikan tempat di playoff MPL S17.
Persaingan papan tengah juga semakin ketat dengan EVOS, Alter Ego, dan Team Liquid ID yang terus berebut posisi terbaik menjelang akhir musim reguler.
Di sisi lain, kemenangan penting Geek Fam atas RRQ membawa mereka masuk ke zona enam besar.
Hasil tersebut membuat Bigetron by Vitality dan NAVI harus berjuang keras dalam sisa pertandingan demi memperebutkan tiket playoff terakhir.






