BANDAR LAMPUNG โ Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan dua mahasiswi Universitas Lampung (Unila) yang hanyut terbawa arus di wisata Wira Garden dalam kondisi meninggal dunia. Kedua korban ditemukan di perairan Pulau Pasaran pada Kamis (3/4/2026) pagi setelah dilakukan pencarian intensif sejak Rabu siang.
Komandan Tim Rescue SAR Lampung, Santosa, mengonfirmasi bahwa kedua jenazah ditemukan pada titik koordinat $5ยฐ27’43.290″S$ $105ยฐ15’53.107″E$. Korban teridentifikasi sebagai Fatmawati (22), mahasiswi Fakultas MIPA asal Tulang Bawang Barat, dan Bunga Rosana (22), mahasiswi asal Kota Metro.
“Kedua mahasiswi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pulau Pasaran,” ujar Santosa di Bandar Lampung, Kamis (3/4).
Peristiwa nahas ini bermula pada Rabu (1/4) siang, saat kedua korban bersama dua rekan lainnya, Rika Yolanda dan Damayanti, berkunjung ke Wira Garden untuk berekreasi. Sekitar pukul 12.00 WIB, hujan deras sempat mengguyur lokasi tersebut.
Setelah hujan reda, keempatnya memutuskan untuk berfoto di atas batu yang berada di tengah aliran sungai. Namun, situasi berubah mencekam ketika debit air tiba-tiba meningkat drastis akibat kiriman air bandang dari arah hulu.
Dua rekan korban, Rika dan Damayanti, berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke tepian sungai. Sayangnya, Fatmawati dan Bunga tidak sempat menghindar dan langsung terseret arus yang sangat deras.
Upaya pencarian telah dilakukan sejak hari kejadian dengan menyisir radius 1,5 km, namun sempat nihil hingga Rabu malam. Operasi kemudian dilanjutkan pada Kamis pagi oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari:
-
Basarnas Lampung
-
BPBD Bandar Lampung
-
Damkarmat Bandar Lampung
-
Jajaran Polri
-
Relawan kemanusiaan
Menanggapi tragedi ini, Kapolsek Teluk Betung Timur, Kompol Toni Apriadi, meminta seluruh pengelola tempat wisata dan pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. Kondisi di hulu yang tidak menentu dapat menyebabkan air bandang secara tiba-tiba. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Kompol Toni.
Saat ini, kedua jenazah telah dievakuasi untuk dipulangkan ke rumah duka masing-masing di Tulang Bawang Barat dan Metro.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















