Brebes, cminews.co.id : Seorang remaja bernama Deni Arya Lembayung (14) yang tenggelam di Sungai Maiyah Pejagan Brebes ditemukan meninggal dunia pada hari kedua pencarian dalam gelaran operasi SAR oleh tim SAR gabungan.

Koordinator tim SAR gabungan di lapangan, Syaeful Anwar, menyebut, tim SAR gabungan dalam operasi SAR membagi 4 Search Rescue Unit (SRU) dan memperluas radius pencarian.

“Kami perluas radius pencarian, dan membagi 4 SRU, berdasar kemungkinan arah arus deras yang mengalir”, ujarnya, Minggu (8/2/2026).

Syaeful menambahkan, SRU 1 bertugas menyisir menggunakan LCR sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian. Body rafting juga di lakukan oleh SRU 2 sejauh 2 kilometer, sedangkan penyisiran darat menggunakan drone di pinggir Sungai dilakukan SRU 3, serta SRU 4 bertugas melakukan penyisiran disekitar lokasi kejadian menggunakan pengait atau jangkar.

Tim SAR gabungan melakukan body rafting dalam operasi SAR di Sungai Maiyah Pejagan Brebes. (Humas SAR Cilacap).

“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dan langsung kita evakuasi. Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya kami larikan ke RSUI Mutiara Bunda untuk penanganan lebih lanjut”, imbuhnya.

“Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing, tak lupa dengan ucapan terima kasih”, tutupnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang remaja bernama Deni Arya Lembayung (14) warga Desa Pejagan RT.01 RW.02 Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes, Sabtu (7/2) saat sedang mandi di Sungai Maiyah tenggelam.

Saksi melihat korban sedang mandi pukul 10:00 WIB, kemudian tenggelam. Selanjutnya saksi menghubungi BPBD Kabupaten Brebes, dan meneruskan informasi ke Unit Siaga SAR (USS) Brebes, untuk bantuan pencarian dan pertolongan. (*)