Aksi beli agresif asing memperkuat kepercayaan pasar pada prospek BRMS. Perusahaan tengah mengandalkan produksi emas dari anak usaha PT Citra Palu Minerals (CPM) yang beroperasi di Sulawesi Tengah.
Dari sisi teknikal, analis melihat penguatan ini masih sehat karena disertai peningkatan volume. MNC Sekuritas menilai BRMS masih berada pada fase konsolidasi.
“Ada peluang BRMS membentuk wave [iii] dari wave C,” tulis riset mereka.
MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness dengan area masuk di Rp 460–Rp 476.
Target harga jangka pendek diproyeksikan di Rp 498, dan bila momentum terjaga, saham bisa menuju Rp 520.
Adapun batas stop loss disarankan apabila harga terkoreksi di bawah Rp 458.
















