
Cikarang, CMI News — PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), perusahaan tambang emas di bawah naungan Rajawali Corpora, memperkuat langkah strategisnya dengan menjalin kerja sama bersama PT Macmahon Indonesia. Melalui anak usahanya, PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), perusahaan resmi menandatangani Kontrak Jasa Pengembangan Tambang Bawah Tanah Kopra dengan masa berlaku 34 bulan.
Dalam kerja sama ini, Macmahon Indonesia akan bertanggung jawab atas sejumlah layanan teknis, mulai dari kegiatan peledakan, pemuatan dan penimbunan material, penyanggaan batuan, hingga pembangunan serta pemeliharaan terowongan tambang.
Corporate Secretary Archi Indonesia, Hidayat Dwiputro Sulaksono, menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya memperkuat aspek operasional, tetapi juga diyakini mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.
“Kerja sama ini diproyeksikan mendukung keberlanjutan bisnis sekaligus memperkuat fundamental keuangan perseroan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (30/8).
Strategi Jangka Panjang

Bagi Archi Indonesia, kontrak ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mengoptimalkan cadangan emas di tambang bawah tanah Kopra. Kolaborasi dengan Macmahon, perusahaan yang memiliki pengalaman global di bidang jasa pertambangan. Diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional.
Selain itu, kontrak ini menegaskan komitmen ARCI untuk mengadopsi praktik tambang berstandar internasional, khususnya dalam hal keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan.
Struktur Kepemilikan
Sebagai informasi, pemegang saham pengendali ARCI adalah PT Rajawali Corpora, dengan porsi kepemilikan mencapai 85% per 30 Desember 2024. Rajawali Corpora sendiri berada di bawah kendali pengusaha nasional Peter Sondakh.








