
Cilacap, cminews.co.id : BPJS Ketenagakerjaan Cilacap sasar pedesaan berikan perlindungan pekerja informal.
BPJS Ketenagakerjaan kembali memperkuat komitmennya dalam melindungi pekerja informal di wilayah pedesaan, melalui sosialisasi bertajuk “Program dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Bagi Perlindungan Ekosistem Pekerja Desa”, berlangsung di Aula Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Senin (22/9/2025).
Camat Patimuan, Wawan Mardiono, dalam sambutannya mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif kegiatan ini. Dirinya sangat bersyukur hadirnya BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya.
“Ini langkah besar untuk memastikan setiap warga, terutama mereka yang berprofesi di sektor informal, memiliki jaring pengaman sosial. Perlindungan ini bukan hanya tentang jaminan finansial, tetapi juga tentang memberikan rasa aman saat bekerja”, ujarnya.
Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Irfan, menjelaskan, program ini tidak hanya untuk pekerja formal saja, tetapi sektor informal juga, yang rentan terhadap resiko kerja.

Menurut Irfan, manfaat dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, serta mudahnya merinci proses pendaftaran dan pengajuan klaim.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Cilacap, Bambang Tujiatno, menegaskan dukungannya terhadap program tersebut. “Kami terus mendukung program-program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya untuk wilayah Patimuan.
Bambang mengatakan, pada tahap ini sedikitnya ada 665 peserta yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah selama 6 bulan pertama.
“665 peserta pada tahap ini iurannya dibayarkan pemerintah untuk 6 bulan pertama, selanjutnya mereka melanjutkan secara mandiri. Perlu diketahui, iuran premi peserta sebesar Rp.16.800,- per bulan diambil dari pendapatan cukai tembakau”, jelasnya.
“Ini merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Program ini diambil dari data desil 1 hingga 5 yang merupakan kelompok masyarakat yang paling membutuhkan”, imbuhnya.
Perwakilan warga yang hadir diantaranya petani, nelayan, hingga petani penyadap, serta seluruh perangkat desa di wilayah Kecamatan Patimuan. Penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis diberikan kepada perwakilan pekerja, sebagai puncak kegiatan sosialisasi.
Perlindungan pekerja informal oleh BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan menjadi motivasi bagi pekerja lainnya untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, supaya seluruh lapisan masyarakat di wilayah pedesaan memiliki jaring pengaman sosial yang memadai. (Suratman).







