
CILACAP : PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Cilacap unit usaha Semen Indonesia Grup (SIG) menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cilacap melakukan sidak tes urine narkoba bagi karyawan SBI dan pekerja kontraktor.
Dikatakan GA and Community Relations Manager SBI Cilacap, Dewi Hestyani, bahwa tes urine diambil untuk mengetahui 7 macam kandungan zat atau obat-obatan terlarang yang mengindikasikan adanya penggunaan atau konsumsi narkoba.
“Salah satu langkah nyata dari kami, untuk memastikan para pekerja yang bekerja di lingkungan pabrik SBI benar-benar bebas dari narkoba yang sangat dilarang dan mengancam kesehatan maupun keselamatan pekerja itu sendiri ataupun orang lain”, ucap Dewi Hestyani, dilansir dari laman cilacapkab.go.id, Selasa (30/4/2024).
Selain tes urine narkoba, lanjut Dewi Hestyani, SBI juga berperan aktif dalam sosialisasi larangan penggunaan narkoba, diantaranya dengan memasang spanduk Generasi Gemilang Tanpa Narkoba, Sayangi Dirimu Sayangi Keluargamu, dan Tegakkan Hukum Selamatkan Tenaga Kerja Indonesia, Tidak Ada Toleransi Terhadap Kejahatan Narkoba.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Cilacap, Kombes Pol Dinnar Widargo, menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang secara aktif bersinergi dan terlibat secara langsung dalam tes urine narkoba, serta bersama sama mencegah penyalahgunaan narkoba untuk menuju Indonesia Sehat.

Dalam pelaksanaan pengetesan urine, PT. SBI melakukannya secara acak kepada 200 pekerja yang sedang aktif bekerja.
Menggunakan alat rapid tes, urine segar dari pekerja tesebut kemudian di tes.
Sekitar 10-15 menit waktu diperlukan untuk mengetahui hasilnya, apakah positif atau negatif yang akan ditunjukkan oleh alat rapid tersebut berubah warna atau muncul garis.
Dari 200 karyawan SBI dan pekerja kontraktor yang melakukan tes urine, didapatkan hasil kesemuanya negatif, tidak ditemukan adanya pekerja atau karyawan SBI mengkonsumsi narkoba.








