
Pemalang, CMI News – Tradisi Pawai obor ini. yang dilakukan oleh umat Muslim untuk merayakan datangnya Hari Raya Idul Adha. Ini diadakan pada malam sebelum Idul Adha yang melibatkan masyarakat yang membawa obor atau lampu tradisional sambil berjalan bersama-sama mengelilingi jalan dan gang dikelurahan Beji 16/6/2024
Obor yang dibawa dalam pawai melambangkan cahaya dan harapan. Pawai ini juga merupakan bentuk syiar Islam dan ungkapan kebahagiaan dalam menyambut hari besar idul Adha,
pawai obor dipersiapkan oleh panitia lokal yang melibatkan pemuda, anak-anak, dan masyarakat setempat. Mereka membuat obor dari bambu atau bahan lainnya dan mengisi obor dengan bahan bakar untuk menyala.
Hali ini dikatakan M Safi’i Ketua Rt 01/05 mengatakan ,” Kegiataan ini adalah bertujuan menumbuh kembangkan rasa Solidaritas kerukunan antar warga , dimana tradisi semacam ini mulai berkurang ,jadi kami mencoba dengan menggali kembali tradisi budaya – budaya yang ada dimasyarakat terutama pawai obor semacam ini, “ungkapnya.
Pawai ini dimulai dititik kumpul, dimasjid Jami Asshidiq kemudian berjalan mengelilingi area dikelurahan Beji, tentu diiringi dengan lantunan takbir, shalawat, dan lagu-lagu religi. Beberapa pawai juga disertai dengan pertunjukan seni dan budaya, seperti tarian tradisional dan musik.” Tutupnya
Pawai obor yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa, menciptakan rasa kebersamaan dan gotong royong di antara warga.

Tradisi pawai obor malam Idul Adha tidak hanya menjadi momen perayaan tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dan meningkatkan semangat keagamaan di masyarakat.








