Senada dengan itu, Ketua PHRI Kota Pekalongan, Trias Wahyu Arditya, juga mengonfirmasi bahwa manajemen hotel sudah membuat pernyataan maaf resmi dalam bentuk video. Trias menambahkan bahwa pihak hotel telah berkomunikasi langsung dengan Rama Sahid pada Sabtu (16/8) untuk menyelesaikan masalah ini.
Meskipun belum ada jadwal pasti, kedua belah pihak dikabarkan akan bertemu. Trias berharap perselisihan ini dapat segera terselesaikan karena komunikasi yang baik sudah terjalin di antara mereka. Kejadian ini menjadi pengingat bagi industri perhotelan untuk menyamakan kebijakan harga antara pemesanan langsung dan melalui platform aplikasi, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

















