
Pemalang, CMI News – Gunung Slamet di Jawa Tengah masih berstatus Waspada (Level II) per tanggal 18 Mei 2024. Hal ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang.
Menurut Kepala BPBD Pemalang, Andri Adi, status Waspada ini telah ditetapkan PVMBG sejak 19 Oktober 2023. Peningkatan status ini didasarkan pada hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik, seperti peningkatan frekuensi gempa, emisi gas, dan suhu kawah.
Hal tersebut tertuang dalam siaran pers Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI Muhammad Wafid, Kamis, (16/5/2024).
Meskipun status Waspada, BPBD Pemalang meminta masyarakat untuk tidak panik. Wafid menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.
Baca Juga: Kepala BPBD Pemalang Terjun Langsung Pimpin Pencarian Warga Belik Hilang di Sungai Waluh

Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang Andri Adi saat melakukan pemantauan Gunung Slamet di Pos Pengamatan Pulosari belum lama ini.
“Untuk saat ini memang ada peningkatan aktivitas vulkanik baru – baru ini seperti peningkatan aktivitas kegempaan, namun berdasarkan penilaian dari PVMBG aktivitas tersebut masih berada di Level II (waspada),” ujar Andri.
Sebagai informasi, bahwa ada 4 level dalam peningkatan status Gunung Api, yaitu Level I (normal), Level II (waspada), Level III (siaga), dan Level IV (Awas).








