Tegal, cminews.co.id : Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Cilacap, serta berbagai unsur potensi SAR berhasil mengevakuasi seorang pendaki Gunung Slamet yang dikabarkan terjatuh di kawah saat melakukan pendakian melalui jalur Basecamp Sawangan Kabupaten Tegal pada Selasa (18/8).

Korban diketahui bernama M. Fachri Maulana (16) warga Dukuh Pakeleran Desa Sridadi Kecamatan Sirampok Kabupaten Brebes. Proses evakuasi dilakukan secara bersama-sama dengan mempertimbangkan kondisi medan yang terjal dan berisiko tinggi.

Tim SAR gabungan berada di Basecamp Permadi. (Humas SAR Cilacap)

Koordinasi dan persiapan dilakukan tim SAR gabungan, dan bergerak menuju lokasi pada Selasa (18/8) pukul 18:30 WIB, Search Rescue Unit (SRU) 1 berhasil mencapai lokasi dan melakukan evakuasi.

Dari kedalaman 20 meter, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia (MD). Selanjutnya korban diturunkan menuju Pos 4 jalur pendakian Basecamp Permadi hingga sampai Basecamp Permadi.

Korban berhasil sampai Basecamp Permadi pada Rabu (19/8) pukul 02:15 WIB, untuk selanjutnya dibawa menuju Puskesmas Bumijawa Kabupaten Tegal untuk penanganan lebih lanjut.

Korban dibawa ke Puskesmas Bumijawa untuk penanganan lebih lanjut setelah dievakuasi. (Humas SAR Cilacap)

Dengan telah dievakuasinya korban, Operasi SAR Gabungan ditutup pada Rabu (19/8) pukul 02:30 WIB. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing

Tim Rescue Kantor SAR Cilacap, dalam operasi evakuasi pendaki yang jatuh di kawah Gunung Slamet bersinergi bersama Unit Siaga SAR (USS) Pemalang, USS Banyumas, TNI, Polri, BPBD, PMI, potensi SAR, pengelola Basecamp, relawan dan masyarakat setempat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Cilacap, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, serta apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat telah berupaya maksimal dalam proses evakuasi korban pendaki Gunung Slamet yang jatuh di kawah. (*)