
PEMALANG — Penanganan dampak musim kemarau panjang di Kabupaten Pemalang terus diperkuat. PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan 200 tangki air bersih setara 1 juta liter guna meredam krisis air yang melanda puluhan desa terdampak.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan TJSL PLN Wilayah Tegal, Ubaidillah Alif, kepada Kadinkes Pemalang Wiji Mulyati yang mewakili Plt. Bupati Pemalang. Bantuan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Ketua PMI Kabupaten Pemalang, Akhmad Patah, di Dusun Silongok, Desa Belik, Rabu (19/8/2026).
Kadinkes Pemalang, Wiji Mulyati, mengapresiasi langkah cepat PLN dalam membantu masyarakat terdampak kekeringan di wilayahnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan 200 tangki air dari PLN. Sinergi ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga,” ujar Wiji.
Sementara itu, Perwakilan TJSL PLN Wilayah Tegal, Ubaidillah Alif, menegaskan bantuan ini merupakan komitmen nyata kepedulian sosial PLN terhadap daerah terdampak kekeringan.

“Alhamdulillah, PLN dapat berkontribusi memberikan 200 tangki air bersih. Semoga bantuan ini meringankan beban warga yang mengalami kemarau panjang,” ungkap Ubaidillah.
Ketua PMI Kabupaten Pemalang, Akhmad Patah, menjelaskan bahwa pasokan air bersih akan disalurkan secara bertahap ke 30 desa yang tersebar di 7 kecamatan.
-
Kecamatan Sasaran: Belik, Pulosari, Watukumpul, Warungpring, Randudongkal, Bantarbolang, dan Bodeh.
-
Kecamatan Prioritas: Belik, Pulosari, dan Watukumpul.
-
Intensitas Normal: Rata-rata penyaluran gabungan (BPBD, PMI, Baznas, PDAM) mencapai 125 ribu liter/hari hingga akhir September.
Di Desa Belik, Kasi Pemdes Dikin mengungkapkan terdapat 15.663 jiwa terdampak kekeringan yang tersebar di 43 titik. Dusun Silongok menjadi titik fokus penanganan karena berada pada zona peta merah kekeringan atau wilayah tanpa akses sumber mata air.
Penyaluran air bersih ini dijadwalkan terus berlangsung secara terintegrasi hingga debit sumber air warga kembali normal.








