GROBOGAN – Markas Daerah Laskar Merah Putih (LMP) Provinsi Jawa Tengah menyerahkan piagam penghargaan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Grobogan, Senin (23/2/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif dinas dalam mendukung Program Penanaman Sejuta Pohon di wilayah tersebut.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua LMP Mada Jateng, Adv. Adi Prayitno, S.H., M.Kn., kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Grobogan, Ir. Een Endarto, M.M., di ruang kerja dinas setempat. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus LMP Jateng dan pejabat struktural Dinas PUPR Grobogan.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Ketua LMP Mada Jateng, Adi Prayitno, menyatakan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen nyata Dinas PUPR dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia menilai kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah sangat krusial dalam menangani masalah lingkungan yang kompleks.

“Kami sangat menghargai dukungan dan partisipasi aktif dari Dinas PUPR Kabupaten Grobogan. Tanpa kerja sama yang erat, sulit bagi kita untuk mencapai target dan memberikan dampak nyata bagi perbaikan lingkungan hidup, khususnya di wilayah dengan potensi risiko bencana alam yang tinggi,” ujar Adi dalam keterangannya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Grobogan, Ir. Een Endarto, M.M., menyambut baik apresiasi tersebut. Menurutnya, program penghijauan yang diinisiasi LMP Jateng sejalan dengan upaya pemerintah dalam memitigasi bencana banjir, terutama di wilayah perkotaan seperti Purwodadi.

“Beberapa waktu lalu kota Purwodadi sempat mengalami genangan air di beberapa titik. Peran penghijauan sangat penting untuk mengendalikan aliran air yang menjadi salah satu penyebab utama banjir. Kami berharap upaya ini memberikan kontribusi positif dalam memperbaiki kualitas lingkungan di Kabupaten Grobogan,” jelas Een.

Lebih lanjut, Een menekankan pentingnya memperluas cakupan penghijauan hingga ke kawasan hutan dan lahan kritis di pegunungan sekitar Grobogan. Langkah ini dinilai strategis untuk mencegah kerusakan lingkungan dari hulu yang berdampak pada infrastruktur dan aktivitas masyarakat di hilir.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mengambil peran dalam pelestarian alam. “Masalah lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. Apa yang dilakukan Laskar Merah Putih perlu didukung secara menyeluruh demi masa depan generasi mendatang,” tambahnya.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan peninjauan dokumentasi kegiatan penanaman pohon yang telah dilaksanakan di berbagai titik di Kabupaten Grobogan sebagai bukti transparansi dan keberlanjutan program.