PEMALANG — Suasana di area Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah, sempat diwarnai ketegangan pada Rabu (22/7/2026). Ratusan anggota Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya DPC Kabupaten Pemalang menggelar aksi unjuk rasa untuk mendesak transparansi total atas proyek pembangunan RSUD Randudongkal.
Gisik ketegangan memuncak saat massa hendak memasuki ruang audiensi. Petugas melarang peserta membawa ponsel ke dalam ruang rapat—sebuah aturan yang ditolak keras oleh Koordinator Aksi sekaligus Wakil Ketua DPC GRIB Jaya Pemalang, Jabidi. Kendati demikian, berkat kesiapsiagaan petugas dan kebesaran jiwa kedua belah pihak, situasi berhasil diredam sehingga dialog tetap berlanjut secara kondusif.
Dalam aksinya, massa menyuarakan keprihatinan mendalam terkait proses tender pengadaan dan pembangunan fasilitas RSUD Randudongkal. Mereka menduga ada potensi pelanggaran regulasi serta celah praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang merugikan keuangan daerah.

















