SEMARANG, CMI News – Badan Kepegawaian Daaerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah akan mengiformasikan jadwal seleksi CPNS-PPPK 2024. Seperti yang disampaikan Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah Rahmah Nur Hayati.

Dilansir dari detikjateng, Jika sesuai rencana, seleksi CPNS-PPK 2024 bakal berlangsung sekitar Juli mendatang.

“Untuk PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) kalau tidak ada halangan insya Allah setelah bulan Juli,” kata Rahmah di Gedung Gradika, Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (29/4/2024).

Dijelaskan Rahmah,  saat ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih memverifikasi formasi CPNS dan PPPK yang diusulkan dari daerah. Setelah itu, BKN akan mengumumkan mekanisme proses penerimaan CPNS-PPPK.

TP PKK RW 24 Muktiharjo Kidul Gelar Halalbihalal, Ketua TP PKK : Kuatkan Silaturahmi dan Kerjasama

“Karena ini usulan dari provinsi kemudian nanti akan diverifikasi di BKN, setelah selesai verifikasi baru seleksi PPPK,” ujar dia.

Pada tahun ini, ada 4.446 usulan formasi pada CPNS 2024 di Provinsi Jawa Tengah. Mayoritas merupakan tenaga PPPK untuk guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

“Formasi PPPK 2024 Jawa Tengah sebesar 4.446 formasi terbagi dari nakes, guru, dan tenaga teknis. Sementara dari 4.446 (formasi) ini yang CPNS 265,” kata Rahmah.

Diberitakan sebelumnya, proses penerimaan CPNS 2024 akan dibuka dalam waktu dekat. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Anas menyebut pihaknya masih melakukan audit terkait formasi yang diterima.

“Mulai bulan depan sudah mulai proses ini, mestinya kan ini sudah mulai diumumkan, tapi tahapan seleksi akhir banyak formasi yang mesti kita cek lagi karena auditornya ada yang nggak diusulkan, talenta digital nggak diusulkan, kita akan cek lagi,” kata Azwar Anas di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (29/4/2024).

Azwar Anas menyebut tahun ini akan dibuka 2,3 juta formasi yang terbagi antara PPPK dan CPNS. Sebanyak 600 ribu formasi di antaranya akan dibuka untuk lulusan baru atau fresh graduate.

“Ada 2,3 (juta formasi) juga 600 ribu fresh graduate,” ujarnya.

Dari 600 ribu fresh graduate itu, 200 ribu akan dipersiapkan untuk bekerja di Ibu Kota Negara (IKN). Azwar Anas telah meminta masing-masing instansi yang dibutuhkan untuk mencantumkan formasi untuk dipersiapkan ke IKN.

Warga Muktiharjo Kidul Terima Dana Tali Asih Dari Pemkot Semarang

“Instansi pusat kan nanti akan pindah, misalnya Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, nah terutama talenta-talenta digital nanti mereka akan buka formasi di samping formasi mereka sendiri adalah mereka yang disiapkan ke IKN,” jelasnya.

Selain itu, Azwar Anas juga tengah menyiapkan berbagai insentif bagi formasi CPNS di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sebab, pada seleksi sebelumnya, ada sebanyak 100 ribu formasi CPNS yang tidak terisi.

“Formasi 3T ini kemarin ada 100 ribu lebih kosong, kenapa? Mereka tidak tertarik karena tidak ada insentif mulai waktu libur, pendapatan, dan seterusnya,” pungkasnya. ***