
TANGERANG, CMI News — Pemerintah Kota Tangerang memastikan perbaikan permanen Jalan Iskandar Muda, kawasan Sewan, Kecamatan Neglasari, masuk dalam agenda penanganan infrastruktur tahun 2026. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa proyek penanganan jalan sepanjang 170 meter yang rusak parah tersebut saat ini masih menempuh tahap pengadaan barang dan jasa.
Jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, pengerjaan fisik direncanakan mulai pertengahan Juli 2026 dengan beralih ke material beton. Konstruksi beton dipilih guna menggantikan aspal agar jalur vital ini lebih tangguh menahan genangan air serta muatan kendaraan berbobot besar, ujarnya pada (27/6/2026).
Kerusakan masif di jalur strategis ini dipicu oleh tingginya curah hujan sejak awal tahun serta degradasi structural pada fondasi jalan. Dinas PUPR mencatat tiga faktor utama penyebab hancurnya akses jalan tersebut, yakni posisi ruas jalan yang sempit sehingga menyulitkan penataan drainase, kerusakan fondasi bawah yang terlanjur parah, serta tingginya volume lalu lintas kendaraan berat industri.
Meski pemeliharaan awal berupa perbaikan saluran air dan penambalan sementara sepanjang 150 meter sempat dilakukan di depan Apotek Bunda, tingginya tekanan beban jalan membuat akses tersebut cepat kembali runtuh hingga menyerupai kubangan lumpur.
Dampak dari rusaknya akses utama ini sangat dirasakan oleh pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Terhitung sekitar 40 pengendara motor dilaporkan terjatuh akibat terperosok ke dalam lubang tergenang maupun tergelincir di atas lapisan lumpur pekat yang licin.

Kondisi ini kian ironis mengingat titik kerusakan terparah—yang membentang dari depan Indomaret Sewan hingga PT Buana Graha Mandiri—berjarak sangat dekat dari pusat pemerintahan setempat, yaitu hanya sekitar 350 meter dari Kantor Kecamatan Neglasari.
Sebagai langkah penanganan bertahap sebelum rekonstruksi total dimulai, pemerintah daerah telah menyelesaikan perbaikan fisik tahap kedua sepanjang 300 meter di depan kawasan Toko Tangga Asem yang hingga kini kondisinya masih relatif stabil. Dinas PUPR berharap melalui perbaikan permanen berbasis struktur beton pertengahan bulan ini, masalah banjir, jalan berlubang, dan risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan Sewan dapat teratasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.






