“Ada sekitar 13.038 hektar sawah tadah hujan di wilayah Kabupaten Cilacap, harapannya, sawah yang tidak mampu panen sama sekali karena kekurangan air menjadi lahan yang mampu panen, atau lahan sawah tadah hujan yang hanya panen sekali dalam setahun bisa meningkat menjadi 2 kali atau bahkan 3 kali panen dalam setahun, sehingga produksi dan produktivitas padi di Cilacap meningkat”, jelas PJ Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Susilan, mengatakan bahwa, sebelumnya juga telah diserahkan pompa air sebanyak 203 unit serta traktor roda 4 sebanyak 4 unit.
“Dalam rangka penanganan darurat pangan dan peningkatan produksi padi dengan Program Areal Tanam (PAT) maupun peningkatan Indeks Pertanaman (IP) maka bantuan ini di berikan. Bantuan ini juga menjadi salah satu upaya mendukung penyediaan air untuk memenuhi kebutuhan air pertanian”, ujar Susilan.




















