Pemalang, CMI News – Pemandangan jorok kembali terlihat di berbagai sudut Kota Pemalang. Tumpukan sampah berserakan di pinggir jalan, pasar, dan tempat-tempat umum lainnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, bahwa tumpukan sampah itu terjadi pada beberapa hari kemarin. Hal itu disebabkan oleh terhambatnya distribusi bahan bakar solar untuk armada pengangkut sampah.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala UKP Kabupaten Pemalang, Kuntoyo, SP.d menyampaikan ” Keterlambatan distribusi solar membuat armada mereka tidak bisa beroperasi secara optimal. Hal ini mengakibatkan penumpukan sampah di berbagai tempat.”

Pihaknya (UKP) juga mengeluarkan surat edaran, ” Sehubungan dengan belum turunnya Anggaran Operasional / GU BBM pada Dump Truck pengangkut sampah, yang berakibat pada berhentinya pengangkutan sampah di beberapa TPS.”

Guna mengimbangi kinerja pengangkutan sampah diseluruh wilayah Kabupaten Pemalang, maka kami beritahukan bahwa sampah sampah yang ada di beberapa TPS tidak dapat kami angkut mulai Sabtu 15 Juni 2024 s/d selesai. Isi tulis surat edaran pertanggal 14 Juni 2024.

Sampah di Pemalang

” Namun saat ini kami sudah kembali beraktivitas seperti biasa,” jelas Kuntoyo saat dikonfirmasi awak media, melalui pesan WhatsApp. Rabu (19/62024).

Masyarakat Pemalang pun mengeluhkan kondisi saat itu. Mereka khawatir tumpukan sampah tersebut akan menimbulkan pencemaran dan penyakit. Jelas salah satu warga saat di wawancarai pada, Selasa 18 Juni 2024.

“Sampahnya sudah menumpuk berhari-hari,” kata Warni “Baunya sangat menyengat dan kami khawatir akan menimbulkan penyakit.”

Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Kita juga dapat membantu dengan memilah sampah dan mendaur ulang sampah yang masih bisa digunakan.

Hingga berita ini diunggah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemalang belum merespon saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp.