Cirebon, CMI News – Dua orang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, pada hari Jumat (21/6/2024).

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kedua korban yang diketahui masih berusia 17 tahun itu sedang berboncengan mengendarai sepeda motor ketika tertabrak kereta api yang melaju kencang.

Rekaman Video pelajar tertabrak kereta api Viral

Rekaman video yang menampilkan kondisi kedua korban yang mengalami kecelakaan itu pun beredar di media sosial. Dalam video itu, terlihat ada satu orang korban yang terkapar di semak-semak dalam kondisi mengenaskan.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat kejadian. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit terdekat.

Menurut keterangan saksi mata, kedua korban diduga nekat menerobos perlintasan kereta api saat palang pintu sudah tertutup. Peristiwa ini kembali menjadi sorotan tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas di perlintasan sebidang kereta api.

Baca Juga: Tabrakan Ambulans dan Truk di Tol Pemalang-Batang Renggut 2 Nyawa

Kapolsek Mundu Resor Cirebon Kota Iptu Didi Sunardi mengungkapkan, kedua korban yang mengendarai sepeda motor itu tewas usai mengalami kecelakaan tersebut. Para korban merupakan pelajar yang berboncengan menggunakan sepeda motor, menyadur detikjabar.com.

“Dua orang korban meninggal. Dua-duanya pelajar SMA,” kata Didi kepada detikJabar, Jumat (21/6/2024). Saat ini, kata Didi, kedua pelajar yang menjadi korban tewas dalam kecelakaan itu sudah dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, kota Cirebon. “Sekarang sudah dibawa ke rumah sakit, kata Didi.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Rokhmad Makin Zainul menjelaskan, kronologi dari kecelakaan tersebut.

Ia mengatakan, pada pukul 14.33 WIB pihaknya menerima laporan dari ASP KA 106 (Gaya baru malam selatan) relasi Pasarsenen-Surabayagubeng jika kereta api tersebut terlibat kecelakaan dengan sepeda motor. Kecelakaan itu terjadi di km 225+7/8 petak jalan Cirebonprujakan – Luwung.

Menurut Rokhmad, berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat KA 106 (Gaya baru malam selatan) relasi Pasarsenen-Surabayagubeng sedang melintas di jalur tersebut. Saat itu, kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak melintas di perlintasan sebidang itu pun berhenti.

Namun, ketika itu ada satu sepeda motor yang menyerobot maju. Akibatnya, kecelakaan pun tak terhindarkan hingga menyebabkan dua orang yang mengendarai sepeda motor itu meninggal dunia.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika akan melintas di perlintasan sebidang, patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Karena rambu-rambu lalu lintas adalah sebagai alat bantu keamanan bagi penguna jalan raya yang akan melintas diperlintasan sebidang. Status keberadaan dari palang pintu, penjaga pintu dan sirene alarm (AWS) adalah alat bantu keamanan,”  Tutup Rokhmad