Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting. Melalui mata, kita dapat melihat dunia dan segala keindahannya. Namun, mata juga rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah nyeri mata.

Nyeri mata dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari yang ringan hingga serius. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui berbagai penyebab nyeri mata agar dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Foto: Ilustrasi Nyeri Mata
Foto: Ilustrasi Nyeri Mata

 

Berikut adalah 7 penyebab nyeri mata yang wajib diwaspadai:

1. Infeksi

Infeksi adalah salah satu penyebab paling umum dari nyeri mata. Infeksi mata dapat disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit. Gejala infeksi mata biasanya meliputi kemerahan, bengkak, rasa perih, dan keluarnya cairan dari mata.

2. Alergi

Alergi mata juga dapat menyebabkan nyeri mata. Alergi mata biasanya disebabkan oleh paparan alergen seperti debu, serbuk sari, asap, atau bulu hewan. Gejala alergi mata biasanya meliputi kemerahan, gatal, bengkak, dan berair.

3. Kelelahan mata

Kelelahan mata adalah kondisi yang sering terjadi pada orang yang menghabiskan banyak waktu di depan layar komputer atau smartphone. Gejala kelelahan mata biasanya meliputi mata kabur, perih, dan berair.

4. Cedera mata

Cedera mata dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti benda asing yang masuk ke mata, goresan pada kornea, atau benturan pada mata. Gejala cedera mata biasanya meliputi nyeri, kemerahan, bengkak, dan penglihatan kabur.

5. Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata yang dapat menyebabkan kerusakan pada saraf optik dan kehilangan penglihatan. Glaukoma biasanya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, namun seiring waktu dapat menyebabkan nyeri mata, penglihatan kabur, dan mual.

6. Uveitis

Uveitis adalah peradangan pada lapisan tengah mata (uvea). Uveitis dapat disebabkan oleh infeksi, autoimun, atau cedera. Gejala uveitis biasanya meliputi nyeri mata, kemerahan, penglihatan kabur, dan sensitivitas terhadap cahaya.

7. Keratitis

Keratitis adalah peradangan pada kornea, yaitu lapisan bening di bagian depan mata. Keratitis dapat disebabkan oleh infeksi, alergi, atau kekeringan mata. Gejala keratitis biasanya meliputi nyeri mata, kemerahan, penglihatan kabur, dan sensitivitas terhadap cahaya.

Jika Anda mengalami nyeri mata, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter mata untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Cara menangani nyeri di mata
Penanganan nyeri pada mata disesuaikan dengan penyebabnya. Namun, secara umum kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa cara di bawah ini.

Pada bintit usahakan untuk mengompres dengan air dingin agar tidak membengkak. Selanjutnya, jangan memencet bisul yang muncul agar mengecil dan sembuh.

Mata yang sering diatasi dengan menghidrasi tubuh, tidak berada di lingkungan yang panas, dan usahakan pakai kacamata kalau berada di luar.

Kalau sakit disebabkan infeksi, pemeriksaan harus dilakukan terlebih dahulu. Selanjutnya dokter akan memberikan obat yang sesuai.

Konsumsi obat yang diberikan oleh dokter secara teratur sembari menjaga kebersihan dari mara setiap saat.

Nyeri pada mata bisa disebabkan oleh banyak hal seperti yang dibahas sebelumnya. Yang perlu kita lakukan kalau mengalaminya adalah segera meringankan gejalanya dengan segera.

Kalau nyeri semakin parah, tidak ada salahnya untuk segera ke dokter untuk didiagnosis dan mendapat perawatan yang sesuai.