Kondisi ini memancing reaksi keras dan keprihatinan dari masyarakat. Kepada tim awak media, warga setempat mengungkapkan keresahan mereka. Jalan yang seharusnya menjadi sarana penunjang mobilitas kini justru menjadi sumber bahaya.
“Miris melihatnya, apalagi ini statusnya jalan provinsi. Lubangnya banyak dan dalam. Pengendara motor maupun mobil harus ekstra hati-hati dan zigzag untuk memilih jalan yang agak rata. Kalau lengah sedikit saja, bisa terperosok fatal,” ujar salah satu warga yang ditemui di lokasi.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Kenyamanan warga jelas terganggu, namun risiko kecelakaan lalu lintas menjadi hal yang paling dikhawatirkan, terutama saat kondisi jalan ramai atau cuaca buruk.
Jalur Kalijambe–Jenggul memegang peranan penting sebagai akses distribusi barang dan mobilitas ekonomi warga Tarub dan sekitarnya. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan akan melumpuhkan aktivitas ekonomi lokal.

















