Dalam rangka pelaksanaan intervensi kesehatan masyarakat pada kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL), mahasiswa Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi melaksanakan kegiatan penyuluhan Bullying, Pengelolaan Sampah, dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di SDN 20 Desa Tarikan pada 7 Oktober 2025. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap perilaku sehat, ramah lingkungan, serta pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.
Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Sekolah SDN 20 Desa Tarikan yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa PBL di sekolah. Beliau menekankan bahwa masalah bullying dan kebersihan lingkungan merupakan isu penting dalam pembangunan karakter siswa, dan berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perilaku siswa sehari-hari.
Kemudian perwakilan guru menyampaikan rasa terima kasih karena penyuluhan ini membantu sekolah dalam memperkuat edukasi karakter dan kesehatan siswa. Guru juga menegaskan bahwa perubahan perilaku dimulai dari pemahaman, sehingga kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan.
Selanjutnya ketua kelompok PBL Desa Tarikan, Mhd. Fathul Rozi, memberikan sambutan dan menjelaskan tujuan kegiatan intervensi. Beliau menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bersih, dan sehat, serta mengajak para siswa untuk aktif menerapkan apa yang telah dipelajari.
Kegiatan penyuluhan berlangsung meriah dan penuh semangat. Materi bullying disampaikan dengan metode cerita, contoh kasus ringan, serta diskusi singkat agar siswa mudah memahami apa itu bullying, jenis-jenisnya, dan bagaimana cara menghindari serta melaporkannya. Banyak siswa yang aktif bertanya dan menceritakan pengalaman mereka, menunjukkan tingginya minat terhadap topik tersebut.
Dilanjutkan dengan materi pengelolaan sampah, mahasiswa menjelaskan pentingnya memilah sampah, membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah. Mahasiswa juga mengajak siswa untuk bersama-sama menjaga lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Materi terakhir adalah CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun). Mahasiswa memperagakan enam langkah mencuci tangan yang benar, dan siswa mengikuti praktik bersama-sama. Suasana menjadi semakin antusias ketika siswa berlomba untuk memperagakan CTPS dengan benar.

Guru-guru menyampaikan rasa bangga melihat antusiasme siswa. Mereka berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin karena memiliki manfaat besar terhadap perubahan perilaku siswa.
Secara keseluruhan, kegiatan intervensi di SDN 20 Desa Tarikan berjalan dengan lancar, interaktif, dan mendapat respon sangat positif baik dari siswa maupun tenaga pendidik. Kegiatan ini menjadi salah satu kontribusi nyata mahasiswa PBL dalam meningkatkan kesehatan dan karakter anak-anak di Desa Tarikan.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















