Sebagai bagian dari rangkaian intervensi kesehatan dalam kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL), mahasiswa Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi melaksanakan penyuluhan mengenai penyakit hipertensi pada kegiatan pengajian ibu-ibu di RT 1 Sungai Belanti, Desa Tarikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 Oktober 2025 dan mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh perwakilan ibu-ibu pengajian dan dilanjutkan dengan sambutan dari ibu Sekretaris Desa (Sekdes) yang turut hadir mendampingi kegiatan. Dalam sambutannya, ibu Sekdes menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa PBL yang telah membantu memberikan edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kaum ibu yang memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan keluarga.
Ketua kelompok PBL Desa Tarikan, Mhd. Fathul Rozi, bersama seluruh anggota kelompok kemudian memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan pelaksanaan penyuluhan ini. Beliau menyampaikan bahwa hipertensi merupakan penyakit yang banyak dialami masyarakat, namun sering tidak disadari karena gejalanya muncul secara perlahan. Oleh karena itu, edukasi mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi sangat penting dilakukan.
Materi penyuluhan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Mahasiswa menjelaskan apa itu hipertensi, faktor risiko seperti pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, stres, dan kebiasaan merokok, serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai. Ibu-ibu terlihat sangat antusias mengikuti penjelasan, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait gejala yang mereka rasakan, kondisi keluarga mereka, hingga cara mengontrol tekanan darah sehari-hari.
Selain materi teori, mahasiswa juga memberikan tips praktis, seperti pentingnya membatasi konsumsi garam, memperbanyak makan buah dan sayur, rajin berolahraga ringan, serta rutin memeriksa tekanan darah. Edukasi ini diharapkan dapat membantu para ibu lebih memahami cara menjaga kesehatan diri dan keluarga.
Di akhir kegiatan, perwakilan ibu-ibu pengajian menyampaikan ucapan terima kasih kepada mahasiswa PBL yang telah meluangkan waktu memberikan penyuluhan yang bermanfaat. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
















