PURWOKERTO – CMI News : Christinelle Mendoza Valmeo, seorang mahasiswa Internasional, mengambil langkah spiritual penting dalam hidupnya. Pasalnya, Christinelle secara resmi memeluk agama Islam di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yang menerima dan menyambut salah satu mahasiswa Internasional tersebut.

Dengan penuh Khidmad, prosesi pengucapan dua kalimat Syahadat dilaksanakan di lingkungan kampus UMP, dan ini menjadi moment bersejarah bagi Valmeo serta komunitas akademika UMP.

Diakui Christinelle, dirinya telah menjalani proses panjang dalam mempelajari Islam, berawal dari dua tahun yang lalu diselenggarakan pertemuan lintas agama di Filipina.

“Setelah saya resmi menjadi mualaf, saya merasa sangat damai dan tenang. Dukungan dari teman teman dan para dosen UMP sangat membantu saya dalam memahami lebih dalam tentang Islam. Ini menjadi perjalanan spiritual yang luar biasa bagi saya, dan tak lupa saya juga mengucapkan kepada semua pihak yang telah mendampingi saya selama proses ini”, ucapnya, Jumat (6/9/2024).

Sementara itu, Rektor UMP, Assoc Prof Dr Jebul Suroso, menyampaikan rasa syukurnya serta bangga atas keputusan yang telah di ambil oleh Christinelle.

Sebagai institusi pendidikan, menurut Rektor, tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi ruang bagi setiap mahasiswa untuk menemukan serta menumbuhkan nilai spiritual.

Christinelle Mendoza Valmeo, mahasiswa internasional asal Filipina setelah membaca syahadat dan resmi masuk Islam di UMP. (foto: Humas UMP).

“Christinelle Mendoza Valmeo, telah memilih UMP sebagai tempat menemukan hidayah, suatu kebanggaan bagi kami. Hal ini menunjukkan bahwa UMP memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menggali makna hidup lebih dalam. Tentunya kami berharap, keputusan yang di ambil Christinelle akan membawa kedamaian serta kebahagiaan tersendiri”, tutup Rektor UMP.

Menyediakan lingkungan yang inklusif, dan mendukung perkembangan spiritual setiap mahasiswa baik lokal maupun internasional merupakan komitmen UMP.

Prosesi pengucapan syahadat oleh Christinelle sebagai syarat utama masuk agama Islam, disaksikan oleh sejumlah dosen, staf, dan mahasiswa. Dan mereka memberi dukungan penuh dalam langkah baru Christinelle.