Hendri mengancam akan melayangkan surat resmi kepada Kepala Dinas Pendidikan Jatim dan Gubernur Jawa Timur jika aspirasi mereka tidak segera ditindaklanjuti.
“Aksi ini adalah pengingat bagi Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemangku kebijakan. Jangan sampai suara masyarakat kecil yang termarginalkan terus dikalahkan oleh kepentingan oknum penguasa,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Tulungagung maupun Cabdindik Jatim belum memberikan pernyataan resmi terkait poin-poin tuntutan yang disampaikan oleh massa LMP.













