Pemalang, CMI News – Geliat industri kreatif di wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kian menunjukkan eksistensinya. Gelaran prestisius Pemalang Wedding Fair (PWF) 2026 secara resmi mulai menyapa publik di Gedung RGP Convention Center, Bojongbata, pada Jumat (1/5/2026) sore. Pameran yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 3 Mei 2026 tersebut sukses memikat perhatian ratusan calon mempelai yang berburu konsep pernikahan idaman.

Momentum yang kini menginjak tahun ketiga penyelenggaraan ini diresmikan langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Kehadiran pemimpin tertinggi di jajaran Pemkab Pemalang tersebut menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap penguatan rantai ekonomi kreatif di tingkat lokal.

Melalui pidato sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro memaparkan tekadnya untuk memperluas ruang gerak bagi para pengusaha kreatif. Ia menilai bahwa PWF merupakan jembatan efektif yang mempertemukan para penyedia jasa dengan calon pengantin secara transparan dan profesional.

“Kami berkomitmen penuh mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah ini. Kehadiran pemerintah bertujuan memberikan ruang agar industri ini terus berkembang pesat di Kabupaten Pemalang,” tegas Anom saat melakukan peninjauan ke sejumlah stan pameran.

Pihaknya menganggap festival ini sebagai jawaban konkret bagi pasangan yang mendambakan momen sakral dengan sentuhan yang lebih personal. “Tentu setiap pasangan menginginkan hari istimewa mereka dikemas secara unik dan eksklusif,” imbuhnya.

Di sisi lain, Ketua Asosiasi Vendor Wedding Pemalang, Ali Hamasco, membeberkan bahwa antusiasme tahun ini jauh melampaui ekspektasi panitia. Lonjakan ini terlihat dari kuantitas peserta yang meningkat tajam; dari 80 vendor pada tahun 2025, kini bertambah menjadi 105 vendor yang mencakup bidang dekorasi, make up artist (MUA), katering, hingga tim dokumentasi.

“Pada penyelenggaraan sebelumnya, kami membukukan 240 transaksi dengan nilai Rp15 miliar. Menilik tren positif yang ada, kami sangat optimis mampu menembus angka 300 transaksi dengan target perputaran uang mencapai Rp20 miliar,” papar Ali.

Keberhasilan PWF 2026 ini pun didorong oleh sinergi kuat antarpihak, termasuk dukungan dari PT Rizki Group Propertyndo (PT RGP). Manajer Operasional PT RGP, Dino Rivani, menyatakan bahwa pihaknya fokus membangun kemitraan yang saling menguntungkan demi memajukan industri jasa pernikahan lokal.

“Kualitas visual dan inovasi dekorasi yang ditampilkan para vendor tahun ini tampak jauh lebih modern. Kami merasa bangga dapat berkontribusi dalam menyukseskan agenda besar ini,” ucap Dino.

Berdasarkan situasi di lapangan pada hari pertama, arus pengunjung terpantau cukup padat. Para pengunjung terlihat sibuk berkonsultasi mengenai detail rencana pernikahan mereka, mulai dari pemilihan vendor hantaran hingga uji rasa menu katering.

Bagi masyarakat Pemalang yang tengah merencanakan pernikahan, kesempatan untuk mengunjungi ajang ini masih terbuka lebar hingga Minggu, 3 Mei 2026 di RGP Convention Center, Bojongbata.