TULUNGAGUNG – Kinerja unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tulungagung serta transparansi pengelolaan dana pendidikan di wilayah Tulungagung-Trenggalek menjadi sorotan tajam. Hal ini memicu aksi unjuk rasa besar-besaran yang dilakukan oleh Markas Cabang (Macab) Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Tulungagung di depan Mapolres dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim, Kamis (30/4/2026).
Massa aksi membawa lima tuntutan utama yang ditujukan kepada jajaran kepolisian, serta desakan reformasi birokrasi di lingkungan pendidikan menengah atas.
Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, menyatakan kekecewaannya terhadap proses penanganan perkara yang dilakukan oleh penyidik Polres Tulungagung. Ia mendesak agar kasus-kasus yang sebelumnya telah dilimpahkan ke Inspektorat dibuka kembali melalui Gelar Perkara Khusus.
“Kami menuntut Kanit Tipikor yang menangani perkara aduan LMP dihentikan. Ini adalah bentuk sanksi karena kami menilai mereka gagal memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” tegas Hendri saat dihubungi CMI News, Jum’at, (1/5/2026).













