CMI News — Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah peta dunia kerja global.
Lowongan kerja entry-level atau posisi pemula kini semakin berkurang karena banyak perusahaan mengalihkan pekerjaan rutin ke sistem AI otomatis.
Laporan terbaru menunjukkan lowongan entry-level di Amerika Serikat turun hingga 35 persen dalam 18 bulan terakhir.
AI kini mampu menangani berbagai tugas dasar seperti input data, coding sederhana, hingga layanan pelanggan dengan lebih cepat dan efisien.
Meski begitu, perusahaan belum sepenuhnya meninggalkan tenaga kerja muda.
Banyak perusahaan justru tetap mencari fresh graduate yang mampu beradaptasi dengan teknologi AI dan bekerja berdampingan dengan sistem otomatis tersebut.
Fresh Graduate Harus Kuasai AI
Generasi muda dinilai lebih cepat memahami teknologi baru karena sudah terbiasa hidup di era digital.














