Pemalang, CMI News – Kampanye akbar pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Mansur dan Bobby, berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ribuan pendukung dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi acara yang diselenggarakan sebagai pesta rakyat.

Suasana gegap gempita terlihat dari semangat para pendukung yang datang sejak pagi hari, mengenakan atribut khas paslon 02.

Acara yang berlangsung di Lapangan Mulyoharjo, Pemalang ini tidak hanya menjadi ajang kampanye politik, tetapi juga hiburan bagi masyarakat. Musik, tarian daerah, dan berbagai penampilan seni menjadi bagian dari kemeriahan. Kamis, (21/11/2024).

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Nomor Urut 02 Mansur Hidayat (kiri) dan Muhammad Bobby Dewantara (kanan). Foto: Surya CMI

 

Para pendukung membawa spanduk, poster, dan bendera sebagai bentuk dukungan terhadap Mansur-Bobby, yang mengusung visi perubahan untuk daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Kampanye akbar pasangan calon Bupati Pemalang nomor urut 02, Mas-Boy, berlangsung spektakuler dengan kehadiran dua bintang komedi ternama, Sule dan Jhon Jawir ribuan warga tumpah ruah di lokasi acara.

Sule dan Jhon Jawir meriahkan Kampanye Akbar

Sule tampil mengocok perut massa dengan humor khasnya yang spontan dan segar. Lewat candaannya, Sule tak hanya menghibur tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memilih pemimpin yang merakyat dan berintegritas.

“Pemalang butuh pemimpin yang peduli dan bisa membawa perubahan. Mas-Boy adalah pilihan terbaik,” kata Sule di sela-sela penampilannya, disambut sorak-sorai hadirin.

Sule juga menyampaikan ” Jika pak Mansur jadi Bupati, saya akan sering ke Pemalang” ucap Sule.

Sementara itu, Jhon Jawir ikut menambah semarak acara dengan penampilan unik dan energiknya. Ia berinteraksi langsung dengan massa, membuat suasana semakin hangat dan penuh tawa. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi penggemarnya di Pemalang.

Kampanye ini juga diisi dengan berbagai hiburan musik lainnya High Gain, Ndaboy dan para pemain sinetron “Preman Pensiun”.

Tak hanya itu kegiatan menarik, seperti bazar produk lokal, penampilan seni tradisional, dan doorprize untuk para peserta. Semua ini menunjukkan kepedulian Mas-Boy terhadap pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Pemalang.

Disela-sela kegiatannya, Mansur menekankan pentingnya kolaborasi antara pemimpin dan rakyat untuk mewujudkan program-program prioritas yang berpihak pada masyarakat kecil. “Kami tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan kalian adalah energi kami untuk terus berjuang demi keadilan dan kesejahteraan bersama,” ujarnya

Bobby, sebagai calon wakil, juga menambahkan bahwa pasangan ini berkomitmen untuk menciptakan peluang kerja dan memperbaiki infrastruktur yang memadai. “Kita semua ingin perubahan nyata. Dengan kebersamaan, kita akan membangun masa depan yang lebih baik,” kata Bobby.

Kampanye akbar ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama, dan organisasi masyarakat, komunitas pemuda yang turut menyuarakan dukungan mereka.

“Ini bukan hanya soal politik, tapi soal harapan. Saya yakin Mansur-Bobby bisa membawa perubahan,” ujar salah satu peserta kampanye yang ditemui di lokasi.

Acara yang berlangsung meriah hingga sore hari ditutup dengan doa bersama dan penampilan spektakuler dari grup musik lokal. Lautan manusia yang hadir menjadi bukti nyata tingginya antusiasme dan harapan masyarakat terhadap pasangan Mansur-Bobby.

Dengan momentum ini, pasangan nomor urut 02 semakin percaya diri menghadapi pemilu mendatang, membawa semangat perubahan dan harapan baru bagi seluruh rakyat.

Adapun Lembaga Survei Indonesia (LSI) telah merilis hasil survei terbaru Rilis Hasil Survei Peta Elektoral Pilkada Kabupaten Pemalang.

Selanjutnya di simulasi surat suara 3 pasangan, pasangan H. Mansur Hidayat, S.T., M.Ling. dan
Muhammad Bobby Dewantara, S.H. unggul dengan dukungan sebesar 55.6%, sementara pasangan Vicky Prasetyo dan Mochamad Suwendi mendapat dukungan sebesar 20.4%, serta pasangan Anom Widiyantoro, S.E., M.M. dan Nurkholes, S.H., M.Si. mendapat dukungan sebesar 19.2%. Sisanya merupakan massa mengambang sekitar 4.8%.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Kabupaten Pemalang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Sampel sebanyak 800 responden diambil dengan menggunakan metode multistage dengan toleransi kesalahan (margin of error)±3.5% pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling.

Sampel berasal dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Pemalang yang terdistribusi
secara proporsional. Wawancara tatap muka dilakukan oleh pewawancara yang telah dilatih terhadap responden terpilih.

Kendali mutu hasil wawancara dilakukan secara random pada 20% dari total sampel oleh supervisor lapangan dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam kendali mutu ini tidak ditemukan kesalahan berarti.**