Virus ini menyebar melalui droplet saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin, mirip dengan pola penularan Covid-19. Namun, hingga kini, belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk HMPV. Perawatan yang tersedia bersifat suportif, seperti pengendalian gejala dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Pemerintah Tingkatkan Kewaspadaan
Kemenkes RI memastikan langkah antisipasi telah dilakukan untuk mencegah masuknya virus HMPV ke Indonesia. Pengawasan di pintu masuk internasional diperketat, terutama bagi pelaku perjalanan dari negara dengan kasus HMPV tinggi.
“Kami meningkatkan pengawasan kesehatan, khususnya bagi pelaku perjalanan internasional yang menunjukkan gejala Influenza Like Illness (ILI). Langkah ini penting untuk mendeteksi dini dan mencegah penyebaran virus,” jelas Widyawati.
Selain itu, pemerintah terus berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan otoritas kesehatan global untuk memantau perkembangan situasi HMPV.













