PEMALANG — Pemerintah Kecamatan Randudongkal memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka sosialisasi sekaligus pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan Tim Pengawas Pilkades Serentak Tahun 2026 di Desa Lodaya. Kegiatan yang dipandu langsung oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lodaya tersebut berlangsung tertib di Aula Desa Lodaya pada Rabu (29/7/2026).

​Langkah pembentukan instrumen krusial ini dikawal langsung oleh Camat Randudongkal, Agus Mulyadi, S.I.P., M.M. Kehadiran pihak kecamatan menjadi jaminan penting agar seluruh tahapan awal Pilkades memiliki legitimasi hukum yang kuat, berjalan transparan, akuntabel, serta terbebas dari intervensi pihak manapun.

​Guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terjaga sejak dini, agenda tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Randudongkal dari unsur TNI-Polri (Koramil dan Polsek Randudongkal) serta para tokoh masyarakat Desa Lodaya. Sinergi lintas sektor ini disiagakan untuk memantau pelaksanaan pesta demokrasi agar berjalan aman dan kondusif.

​Kepala Desa Lodaya, Bambang Widi Purnomo, menyatakan apresiasi serta dukungannya atas terselenggaranya musyawarah pembentukan panitia ini.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Lodaya mengapresiasi langkah BPD dan jajaran Kecamatan Randudongkal serta TNI-Polri yang mengawal jalannya proses awal ini.

Kami berkomitmen mendukung penuh panitia serta tim pengawas yang telah terbentuk agar dapat bekerja maksimal, profesional, dan menjaga kondusivitas desa selama seluruh rangkaian Pilkades berlangsung,” ujar Bambang Widi Purnomo.

​Dalam arahannya, Camat Randudongkal menegaskan pentingnya integritas, objektivitas, serta kepatuhan panitia terhadap regulasi dan timeline aturan daerah yang berlaku di Kabupaten Pemalang.

Dengan pendampingan penuh dari Pihak Kecamatan, Forkopimcam, dan Pemdes Lodaya, diharapkan panitia dan tim pengawas yang ditunjuk dapat menjalankan tugasnya secara profesional demi melahirkan kepemimpinan desa yang amanah, jujur, dan adil.