PEMALANG, CMI GROUP β€” Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, terus bergulir. Guna memastikan seluruh proses berjalan tertib dan sesuai regulasi, Pemerintah Kecamatan Randudongkal memfasilitasi Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi sekaligus Pembentukan Panitia Pemilihan dan Tim Pengawas Pilkades di Balai Desa Semingkir, Senin (27/7/2026).

Fasilitasi dan pendampingan melekat dipimpin langsung oleh Camat Randudongkal, Agus Mulyadi, S.I.P., M.M. Langkah ini dilakukan untuk menyamakan persepsi terhadap aturan hukum serta mengawal asas netralitas sejak awal tahapan.

Selain jajaran pemerintah kecamatan, agenda penting ini turut dihadiri unsur keamanan Forkopimca dari jajaran Polsek dan Koramil Randudongkal. Kehadiran TNI-Polri bertujuan untuk memastikan iklim demokrasi di tingkat desa berjalan aman, kondusif, serta terhindar dari potensi konflik sosial.

Keterlibatan aktif pihak kecamatan dalam memfasilitasi forum musyawarah menjadi garansi penting agar instrumen pelaksana yang dibentuk memiliki legitimasi hukum yang kuat. Monitoring ketat sengaja diterapkan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kekeliruan administrasi yang rentan memicu perselisihan di kemudian hari.

Dalam arahannya, Camat Randudongkal mengingatkan seluruh perangkat desa dan kelembagaan yang hadir mengenai urgensi ketepatan waktu dalam mematuhi aturan Daerah Kabupaten Pemalang, khususnya terkait pemutakhiran data pemilih dan persiapan logistik.

“Kami hadir untuk memfasilitasi, mengawal, dan memastikan bahwa pembentukan panitia serta tim pengawas di Desa Semingkir ini benar-benar mempedomani regulasi yang berlaku. Netralitas wajib dijunjung tinggi tanpa kompromi sejak hari pertama tahapan dimulai,” tegas Agus Mulyadi di hadapan peserta musyawarah.

Rapat kerja desa yang berlangsung secara demokratis ini dipandu langsung oleh Ketua beserta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Semingkir. Selaku lembaga legislatif desa, BPD melakukan penyaringan dan penunjukan panitia secara transparan, disaksikan langsung oleh pihak kecamatan, aparat TNI-Polri, dan tokoh masyarakat setempat.

Di akhir kegiatan, jajaran Forkopimca Randudongkal kembali menekankan agar panitia pemilihan dan tim pengawas yang resmi dibentuk dapat memegang teguh komitmen kerja secara profesional dan independen.

Dengan pengawalan optimal dan dukungan pengamanan terpadu, seluruh rangkaian Pilkades Serentak 2026 di Desa Semingkir diharapkan dapat berlangsung sukses, damai, serta melahirkan proses demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).