PEMALANG — Diduga aktivitas pembakaran sampah yang tidak terawasi berujung petaka bagi Kantor PDAM Kabupaten Pemalang di Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Minggu (26/7/2026) pagi.

Kobaran api yang bersumber dari pembakaran sampah di area belakang kantor merambat cepat dan menghanguskan bagian atap gedung ruang Keuangan serta ruang Pelayanan. Meski insiden ini menelan kerugian material hingga Rp 200 juta, aksi cepat petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan aset berharga bernilai Rp 500 juta dan memastikan empat karyawan yang sedang piket selamat tanpa luka.

Peristiwa membara tersebut pertama kali terdeteksi sekitar pukul 09.00 WIB oleh Bayu, seorang petugas keamanan (security) PDAM Pemalang yang tengah menjalankan patroli rutin pengawasan lingkungan kantor. Saat melintas di sekitar gedung administrasi, Bayu dikagetkan oleh asap tebal membumbung tinggi dan api yang telah membesar di bagian atap ruang Keuangan dan Pelayanan.

Melihat kobaran api yang kian membesar dan mengancam seluruh area perkantoran, Bayu langsung menghubungi Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang pada pukul 09.10 WIB. Merespons cepat laporan darurat tersebut, armada dan petugas Regu 3 Pos Mako Pemalang diluncurkan ke lokasi pada pukul 09.15 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) hanya dalam waktu lima menit.

Upaya penanganan pemadaman berlangsung intensif dengan dukungan penuh dari berbagai unsur. Regu 3 Mako Pemalang bahu-membahu melokalisir api dengan bantuan personil Regu 2 Damkar (Ufan, Anton, Sandi, Supardi, dan Slamet), personil Pos Randudongkal, Polsek Pemalang, serta tim dari BPBD Kabupaten Pemalang.

Setelah melakukan penanganan, pemadaman, dan pendinginan selama kurang lebih satu jam, tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan si jago merah secara total pada pukul 10.15 WIB. Langkah sigap petugas berhasil mengisolasi api sehingga tidak meluas ke area bangunan utama lainnya.

Berdasarkan asesmen pasca-kebakaran di lokasi, luas area yang terdampak tercatat seluas 8×8 meter persegi. Kendati fasilitas ruang pelayanan dan keuangan rusak berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp 200 juta, tindakan tanggap darurat yang efisien berhasil mengamankan aset penting milik PDAM Pemalang yang ditaksir bernilai sekitar Rp 500 juta.

Menanggapi kejadian ini, pihak pemadam kebakaran mengimbau keras seluruh warga maupun pengelola instansi/sekolah di sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghentikan kebiasaan membakar sampah tanpa pengawasan, guna mencegah terjadinya musibah serupa di masa mendatang.