
PURWOKERTO : Komandan Korem (Danrem) 071 Wijayakusuma, Kolonel Inf Jamaluddin, bersama Forkopimda Kabupaten Banyumas, ikut meriahkan “Purwokerto Half Marathon 2024”, sebuah kegiatan yang merupakan ajang lomba lari bertaraf Nasional.
Purwokerto Half Marathon, mengambil start dan finish di Menara Teratai Purwokerto, ini diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan “Jawa Tengah Sport Tourism Event (Specta).
Dalam pelaksanaannya, Purwokerto Half Marathon terbagi menjadi 3 kategori jarak tempuh, yaitu 5 KM, 10 KM, dan 21 KM. Tidak hanya di ikuti oleh masyarakat Kabupaten Banyumas, namun juga di ikuti pelari dari sejumlah kota besar di Indonesia, antara lain, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Jakarta, Bali, Lampung, dan lainnya.
Dikatakan Danrem 071 Wijayakusuma, bahwa Purwokerto Half Marathon, merupakan kegiatan yang positif, dirinya juga mengajak kepada seluruh peserta untuk berbaur, bergembira dalam kegiatan tersebut.
“Selain sebagai kompetisi marathon, kegiatan ini juga sebagai sarana bagi kita untuk saling berinteraksi dengan masyarakat, sekaligus mengkampanyekan atau mempromosikan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran”, ucap Kolonel Inf Jamaluddin, Minggu (12/5/2024).

Semangat dan langkah energik Danrem 071/Wijayakusuma, dapat menginspirasi dan memberi contoh bagi masyarakat, untuk bisa mengadopsi gaya hidup sehat, serta keikutsertaan Danrem menjadi sumber motivasi bagi peserta lainnya.
Bersama peserta lainnya, Kolonel Inf Jamaluddin, menjelajahi rute yang ditentukan, dengan semangat dan determinasi yang tinggi tersirat menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Sudah barang tentu, kegiatan semacam ini tidak hanya membantu memperkuat ikatan antara Korem 071 dan masyarakat, tetapi juga mempromosikan pola hidup sehat yang berkelanjutan.
“Selain sebagai promosi hidup sehat, dilain sisi, bagi wilayah Purwokerto, kegiatan seperti ini akan meningkatkan daya tarik di bidang olahraga dan pariwisata serta ekonomi dan sektor yang berkaitan lainnya”, jelas Danrem.
Purwokerto Half Marathon, bukan sekedar menunjukkan pribadi seorang Danrem tentang kesehatan, akan tetapi mencerminkan komitment sebagai Komandan satuan kewilayahan atau satuan teritorial dalam membangun koneksi positif dengan masyarakat.








