“Hal ini dilakukan demi memitigasi risiko eksploitasi dan perdagangan orang serta untuk memaksimalkan dampak positif dari pengalaman migrasi mereka.” tandasnya.
Selain paparan dari ILO dan IOM, dalam seminar pelatihan ini para pemilik perusahaan penempatan awak kapal juga diberi pemahaman mengenai kode etik dalam proses rekruitmen awak kapal.












