Pasar sempat berharap adanya titik terang dari negosiasi damai Rusia–Ukraina. Namun, upaya diplomasi kembali terhenti setelah kedua belah pihak saling menyalahkan atas kegagalan pembicaraan.
Rusia meningkatkan intensitas serangan udara, termasuk di wilayah perbatasan dekat Uni Eropa, sementara Ukraina mengklaim berhasil menyerang fasilitas kilang minyak Rusia. Kondisi ini memicu kekhawatiran investor bahwa konflik bisa semakin melebar.
Menurut analis PVM Oil Associates, Tamas Varga, kebuntuan ini berpotensi memunculkan kembali sanksi tambahan terhadap Rusia, yang otomatis bisa memperketat suplai minyak global.
Stok Minyak AS Menyusut Tajam
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















