Slawi – Proses mediasi dalam sebuah perkara hukum di Pengadilan Negeri (PN) Slawi, Kabupaten Tegal, pada Kamis (4/6/2026), diwarnai ketegangan di luar ruang sidang. Seorang pengacara berinisial RS, yang bertindak sebagai kuasa hukum pihak tergugat, mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sekelompok massa yang diduga merupakan pendukung pihak lawan.
Berdasarkan keterangan RS, peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah sidang mediasi selesai dilaksanakan. Saat ia sedang beristirahat dan hendak makan siang di sebuah warung makan yang terletak di dekat kompleks pengadilan, ia didatangi oleh puluhan orang yang diduga dipimpin atau diikuti oleh seorang pria yang dikenalnya berinisial KD beserta rekan-rekannya.












