Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Harga CPO Tertekan karena Potensi Kenaikan Produksi

×

Harga CPO Tertekan karena Potensi Kenaikan Produksi

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Februari 2026: terkoreksi 34 ringgit ke RM 4.417/ton

Pergerakan ini menegaskan tren bearish jangka pendek yang masih membayangi harga CPO.

Faktor Penekan Harga

Mengutip Bernama, analis pasar minyak sawit David Ng menilai sentimen utama masih berasal dari proyeksi peningkatan produksi. Pasokan yang lebih melimpah berpotensi menekan harga jual di tengah ketidakpastian permintaan global.

โ€œKami melihat level support berada di RM 4.350 per ton dan resistance di sekitar RM 4.500 per ton,โ€ jelas David Ng.

Selain faktor produksi, harga CPO juga kerap dipengaruhi pergerakan minyak nabati lain seperti minyak kedelai dan minyak bunga matahari. Jika harga komoditas substitusi tersebut melemah, tekanan biasanya ikut menular ke CPO.

Implikasi Bagi Pasar dan Pelaku Usaha

Bagi eksportir, tren pelemahan harga CPO bisa menekan margin keuntungan, terutama di tengah kompetisi ketat dengan minyak nabati lain di pasar internasional. Sementara bagi konsumen industri makanan, oleokimia, hingga energi (biodiesel), harga yang lebih rendah bisa menjadi peluang menekan biaya produksi.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights