Pemalang, CMI News – Ketua dewan kesenian Pemalang, Andi Rustono menggelar Diskusi Kebudayaan Sampah. bersama beberapa wartawan. Dimana masalah merupakan yang sangat penting untuk kita semua dan bagaimana menemukan solusi.
Acara tersebut berlangsung di kantor sekretariat DKP (Dewan Kesenian Pemalang) Jln. Gatot Subroto, Bojongbata Pemalang, pada Minggu (30/6/2024).
Dalam sambutannya, Andi Rustono menyoroti bahwa budaya kemasan, yang mulai muncul sekitar era 1950-an dengan penggunaan plastik di Indonesia, telah menjadi salah satu sumber utama pencemaran ruang publik.
Masuknya budaya kemasan sederhana ditandai dengan munculnya makanan kaleng dan minuman kemasan dalam botol kaca, yang kemudian mengubah gaya hidup masyarakat dari tradisional menjadi modern,โ ungkap Bung Andi.
Andi menambahkan, bahwa sejak era tersebut, bahan plastik menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat, yang turut menggambarkan peningkatan signifikan dalam jumlah sampah.
โProduksi kemasan terus menggerus kesadaran manusia untuk menjadi homo consumericus dengan hasrat konsumsi yang tak pernah terpuaskan, menjadikan budaya konsumsi barang sekali pakai ini menyebabkan peningkatan jumlah sampah,โ ujarnya.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















