Pemalang, CMI News – Pemkab Pemalang memiliki misi ambisius untuk mewujudkan “Pemalang Bebas Sampah” yang saat-saat ini sedang dilakukan Pemerintah dan pihak terkait. Misi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi seluruh masyarakat Pemalang.
Tantangan:
Mencapai “Pemalang Bebas Sampah” bukanlah hal yang mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, antara lain:
Tingginya volume sampah: Setiap hari, Pemalang menghasilkan sekitar ratusan ton sampah.
Pengelolaan sampah yang tidak optimal: Seperti TPA Pesalakan, bukan pihak Pemerintah Daerah yang menutup. Namunlah permintaan warga masyarakat agar sampah tidak lagi di TPA Pesalakan.
Perlu diketahui, berdasarkan informasi yang didapat bahwasanya. Terkait penutupan TPA Pesalakan, ada poin yang menurutnya telah disepakati bersama oleh pemerintah dan warga TPA Pesalakan.
Penutupan TPA Pesalakan pada tanggal 30 Juni 2024 bulan lalu, berbunyi pada poin tersebut. ” Bahwa masih dilakukan pembuangan sampah di dua kecamatan diantaranya Taman dan Pemalang.
Namun entah kenapa, warga menolak adanya kesempatan itu. Upaya Pemkab telak dilakukan, agar TPA Pesalakan dapat di fungsikan kembali. Tetapi warga tetap mebolak. Sehingga berdampak kondisi sampah-sampah di wilayah Pemalang saat ini.
Pemerintah tetap berkomitmen untuk segera menyelesaikan masalah sampah yang ada di Pemalang saat ini. Sehingga pada akhirnya, pemerintah Daerah bersama pihak-pihak terkait dan lainnya.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















