“Kami ingin kerja sama ini segera terealisasi. Harapannya, perusahaan asembling otomotif bisa berdiri di Kabupaten Pemalang,” ujar Anom di sela-sela peninjauan proses produksi.
Rencana ini bukan tanpa alasan. Anom mengungkapkan bahwa saat ini banyak warga Pemalang yang sudah terserap bekerja di perusahaan tersebut. Dengan adanya pabrik di wilayah sendiri, koordinasi dan penyerapan lulusan SMK di Kabupaten Pemalang dipastikan akan lebih maksimal dan selaras dengan kebutuhan industri.
Direktur Promosi dan Teknik PT Baja Satya Pratama Pressindo, Tedi, menyambut positif inisiatif tersebut. Pihaknya saat ini sedang memfokuskan produksi pada komponen bodi kendaraan taktis “Maung” serta pengembangan mobil rekayasa mandiri.



















