
Pemalang – Komitmen kuat Pemalang dalam mendukung percepatan kebangkitan ekonomi desa kembali ditunjukkan oleh seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, S. Hub. Int., bersama Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M., dan unsur Forkopimda lainnya, secara serentak mengikuti kegiatan Zoom Meeting Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fisik 80.000 Gerai Pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Acara bersejarah ini diselenggarakan pada Jumat, 17 Oktober 2025, dengan titik utama (pusat) peletakan batu pertama berlokasi di Desa Wanajaya, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Sementara itu, partisipasi Forkopimda Pemalang dilaksanakan secara daring dari Desa Surajaya, Pemalang, sebagai simbol kesiapan daerah.
Kehadiran lengkap Forkopimda Pemalang dalam acara ini, yang meliputi Ketua DPRD, Kasdim, Kabag Ops Polres, para Asisten Setda, dan Kepala Dinas terkait, menegaskan kesolidan Pemalang dalam menyambut program strategis nasional ini.
Dalam sambutannya yang disiarkan secara video conference, Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Joko Juliantono, menyatakan bahwa pembangunan fisik ini merupakan tonggak dimulainya operasional Koperasi Merah Putih.
“Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya operasional koperasi. Dengan dukungan TNI dan seluruh elemen bangsa, saya yakin pembangunan akan berjalan cepat dan bermanfaat besar bagi masyarakat,” ujar Menteri Ferry.
Ia menegaskan, Koperasi Merah Putih dirancang untuk menjadi instrumen ekonomi utama di tingkat desa yang berfungsi sebagai penyalur kebutuhan pokok, penampung hasil pertanian, dan bagian penting dari kebangkitan ekonomi nasional.

Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf. Muhammad Arif, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa TNI siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program ini.
“Kami dari Kodim 0711/Pemalang bersama seluruh jajaran Forkopimda siap mendukung program pembangunan Koperasi Merah Putih ini. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian menjadi kunci keberhasilan program nasional ini. TNI akan selalu hadir untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam setiap upaya membangun negeri,” tegas Dandim.
Di tempat yang sama, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, telah jauh hari menunjukkan komitmennya. Sebelumnya, Pemalang menjadi salah satu daerah yang berhasil menuntaskan pembentukan badan hukum untuk seluruh Koperasi Merah Putih di 212 desa dan 11 kelurahan. Kehadiran fisik berupa gudang dan gerai ini akan memuluskan langkah Pemalang menjadikan koperasi sebagai subjek ekonomi yang mandiri dan profesional di tingkat desa.
Program pembangunan 80.000 gerai pergudangan dan koperasi ini diinisiasi untuk:
Menampung Hasil Pertanian: Koperasi akan menjadi wadah strategis untuk menampung dan mendistribusikan hasil panen petani, sehingga memperpendek rantai pasok dan menekan pergerakan tengkulak.
Menekan Inflasi: Dengan menjadi pusat distribusi, koperasi dapat menyalurkan kebutuhan pokok dan sembako dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat desa.
Penggerak Ekonomi Lokal: Koperasi ini bertujuan menjadikan masyarakat desa sebagai subjek ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat melalui unit usaha yang profesional dan berbasis potensi lokal.
Melalui sinergi kuat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen Forkopimda, Pemalang optimistis Koperasi Merah Putih akan segera beroperasi secara optimal, mewujudkan visi desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi.








