Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Dua Proyek Rp250 Juta di Desa Kramat Diduga Dikerjakan Asal-asalan Tanpa Transparansi!

×

Dua Proyek Rp250 Juta di Desa Kramat Diduga Dikerjakan Asal-asalan Tanpa Transparansi!

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, CMI News – Pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur di Desa Kramat, Kecamatan Pemalang, kini berada di bawah sorotan tajam masyarakat. Dua proyek besar yang didanai melalui Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Tengah senilai total Rp250 juta diduga dikerjakan menyimpang dari spesifikasi teknis dan mengabaikan prinsip transparansi publik.

​Drainase Rp150 Juta: Material Bekas dan Pindah Lokasi

​Proyek pertama yang menjadi temuan adalah pembangunan drainase MD30 dengan anggaran sebesar Rp150 juta. Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, proyek ini diduga mengalami “cacat lokus” atau pemindahan lokasi pengerjaan dari titik yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) tanpa prosedur berita acara yang jelas.

​Selain masalah lokasi, kualitas pengerjaan pun dipertanyakan. Warga menemukan indikasi penggunaan pasir berkualitas rendah dan penggunaan kembali material batu lama (bekas) dalam konstruksi drainase tersebut. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa bangunan tidak akan bertahan lama dan hanya menghamburkan uang negara.



banner
error:
Verified by MonsterInsights