Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Dua Proyek Rp250 Juta di Desa Kramat Diduga Dikerjakan Asal-asalan Tanpa Transparansi!

×

Dua Proyek Rp250 Juta di Desa Kramat Diduga Dikerjakan Asal-asalan Tanpa Transparansi!

Sebarkan artikel ini

​Aspal Rp100 Juta: Baru Sehari Langsung Belah

​Kondisi tak kalah memprihatinkan terlihat pada proyek kedua, yakni pengaspalan jalan di Gang Jalak, RT 01 RW 02. Proyek senilai Rp100 juta ini menjadi viral setelah aspal yang baru saja selesai dihampar kurang dari 24 jam pada Jumat (22/11) sudah menunjukkan retakan signifikan di banyak titik.

​”Aspalnya sangat tipis dan mudah mengelupas. Baru dikerjakan hari ini, tapi sudah rusak. Ini jelas dikerjakan asal-asalan,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

​”Proyek Siluman” dan Sikap Tertutup Pemdes

​Bau amis dugaan penyelewengan semakin kuat lantaran kedua proyek tersebut tidak memasang papan nama informasi proyek (billboard). Ketiadaan papan nama ini melanggar UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang mewajibkan setiap proyek yang menggunakan uang negara diinformasikan secara terbuka kepada masyarakat.

​Saat dikonfirmasi, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Kramat maupun kontraktor pelaksana terkesan tertutup dan enggan menunjukkan salinan RAB sebagai acuan pengawasan publik. Di sisi lain, pelaksana proyek sempat mengeluhkan bahwa anggaran Banprov tersebut hingga kini belum cair, sehingga mereka terpaksa menggunakan dana talangan.









error:
Verified by MonsterInsights