Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
BeritaDAERAHHeadlineJAWA TENGAHMahasiswaNasionalNEWSPilkada 2024

Demo Tolak RUU Pilkada Di Semarang Ricuh, Berikut Faktanya

×

Demo Tolak RUU Pilkada Di Semarang Ricuh, Berikut Faktanya

Sebarkan artikel ini
Demo Massa mahasiswa menolak RUU Pilkada di gedung DPRD Jateng
Demo Massa mahasiswa menolak RUU Pilkada di gedung DPRD Jateng

“Pada sesak napas terkena gas air mata, juga ada yang terkilir karena jatuh saat berlari menjauhi gas air mata, dan tembakan water cannon,” ujar dia saat ditemui di lokasi aksi.

“Beberapa teman massa aksi terluka, beberapa larikan ke rumah sakit, beberapa tadi kami mendengar, karena massa aksi ini 3.000 saat ini kita sedang mengontak teman lembaga untuk memastikan apakah aman dan tak ada yang hilang,” imbuh Natael.

6. Mahasiswa Ingin Duduki Gedung DPRD

Natael menyebut bahwa massa sebenarnya ingin masuk untuk menduduki Gedung DPRD tersebut. Hal itu dilakukan sebagai bentuk ketidakpercayaan massa terhadap pemerintah.

“Jadi dari teman-teman massa aksi itu mengonsepkan mosi tidak percaya terhadap DPRD Jawa Tengah yang kemudian sebagai simbol ketidakpercayaan itu kita ingin menduduki, kita ingin masuk dan menggunakan fasilitas rakyat, dalam rangka itu kita mencoba untuk masuk kita berjalan jongkok tapi tidak diberi masuk,” ujar dia.

Tuntutan massa aksi tersebut ialah agar DPR RI membatalkan pengesahan RUU Pilkada. Selain itu, dia juga meminta agar KPU segera membuat kebijakan berdasarkan putusan MK terbaru terkait Pilkada.

7. Demo Selesai Sore

Setelah massa unjuk rasa tolak revisi UU Pilkada di DPRD Jateng membubarkan diri, kemarin sore, polisi terlihat berjaga di kantor DPRD Jateng. Sisa-sisa aksi demo terlihat sudah mulai dibereskan.

Pukul 16.00 WIB, terlihat sejumlah anggota polisi dan unit water cannon masih bersiaga di gerbang samping gedung DPRD Jateng yang sempat menjadi lokasi bentrok. Polisi juga masih berjaga di halaman depan kantor DPRD.

“Tidak ada (demonstran) yang diamankan. Gerbang saja, pintu samping kantor DPRD dirobohkan dan dipatahkan. Tetap siagakan personel standby sampai aman situasi,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto di halaman DPRD Jateng.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights